KKN Tematik

Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pendidikan

 

DESKRIPSI

KKN Tematik pemberdayaan masyarakat berbasis pendidikan adalah kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui peran aktif mahasiswa sebagai “agen perubahan” dan gerakan aksi nyata di masyarakat dengan melibatkan lembaga pendidikan formal (SD, SMP dan SMA), non-formal (PAUD, Lembaga khursus/pelatihan, Kelompok belajar Pusat kegiatan belajar masyarakat dan Majelis taklim) dan informal (pendidikan ketahanan keluarga) yang dijadikan mitra. Mahasiswa dengan lembaga pendidikan mitra melakukan kegiatan yang mengarah pada pemberdayaan masyarakat untuk mewujudkan kemadirian dan kesejahteraan masyarakat.

 

TUJUAN

1.     Mengidentifikasi potensi lembaga pendidikan   formal (SD, SMP dan SMA), non-formal (PAUD, Lembaga khursus/pelatihan, Kelompok belajar Pusat kegiatan belajar masyarakat dan Majelis taklim) dan informal (pendidikan ketahanan keluarga) yang dijadikan mitra untuk mendukung program pemberdayaan masyarakat.

2.     Melakukan pendataan terhadap program-program pada lembaga pendidikan formal, non-formal dan informal yang mendukung program pemberdayaan masyarakat.

3.     Melakukan pendampingan untuk motivasi anak usia sekolah agar memiliki kebiasaan dalam belajar mandiri.

4.     Melakukan kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui pemberian keterampilan fungsional dengan melibatkan lembaga pendidikan formal, non-formal dan informal.

5.     Melakukan pendampingan dalam program penguatan pendidikan anak, remaja dan keluarga pada keluarga pra sejahtera dan keluarga sejahtera

 

TARGET

1.     Terdapatnya data potensi lembaga pendidikan formal (SD, SMP dan SMA), non-formal (PAUD, Lembaga khursus/pelatihan, Kelompok belajar Pusat kegiatan belajar masyarakat dan Majelis taklim) dan informal (pendidikan ketahanan keluarga) yang dijadikan mitra untuk mendukung program pemberdayaan masyarakat

2.     Terpetakanya program pemberdayaan masyarakat yang dilaksanakan oleh lembaga pendidikan formal, non-formal dan informal

3.     Terlaksananya sinergi lembaga pendidikan formal (SD, SMP dan SMA), non-formal (PAUD, Lembaga khursus/pelatihan, Kelompok belajar Pusat kegiatan belajar masyarakat dan Majelis taklim) dan informal (pendidikan ketahanan keluarga) dalam mengembangkan pemberdayaan keluarga

4.     Terlaksananya pendampingan untuk motivasi anak usia sekolah agar memiliki kebiasaan dalam belajar mandiri

5.     Terdapatnya program pemberdayaan masyarakat melalui pemberian keterampilan fungsional

6.     Terdapatnya bantuan pelaksanaan program di lembaga pendidikan formal (SD, SMP dan SMA), non-formal (PAUD, Lembaga khursus/pelatihan, Kelompok belajar Pusat kegiatan belajar masyarakat dan Majelis taklim) dan informal (pendidikan ketahanan keluarga)

7.     Terdapatnya program penguatan pendidikan anak, remaja dan keluarga pada keluarga pra sejahtera dan keluarga sejahtera

 

© Universitas Pendidikan Indonesia 2017. Server #2